MANADOTRIBUNE.COM – Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan Media Informasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PPMI SPSI) Sulawesi Utara menyatakan dukungan dan kesiapan untuk bergerak di daerah melakukan aksi damai.
Tujuannya mendukung aksi demo damai yang akan dilakukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Jabodetabek.
Terkait upaya Serikat Pekerja/Serikat Buruh memperjuangkan nasibnya melalui rumusan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan yang saat ini sedang dibahas di DPR RI.
Aswin Lumintang, Ketua Pengurus Daerah FSP PPMI SPSI Sulut menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPD KSPSI Sulut dalam rencana aksinya pada 24 September 2026.
‘’Awal Bulan September kemarin kami sudah melakukan aksi damai di Kantor DPRD Sulut. Bahkan, Dewan Sulut sudah membentuk tim dan meneruskan aspirasi kami secara langsung ke Badan Legislasi Nasional. Tapi, kalau itu dinilai belum cukup tanggal 24 September 2026 kami akan turun lagi, ‘’ ujar Sekretaris DPD KSPSI Sulut ini meyakinkan.
‘’Sekarang kami lagi galang massa, ‘’ ujar Aswin menambahkan.
Dia juga mengaku baru melakukan pertemuan dengan beberapa Pengurus Daerah, Pengurus Cabang hingga Pimpinan Unit Kerja FSP PPMI SPSI yang ada di Sulawesi Utara.

Sementara itu secara terpisah Ahmad Supriadi, SE, Kepala Sekretariat Koalisi Buruh Perjuangan Indonesia mengatakan, pihaknya sudah memberitahukan ke Kapolda Metro Jaya, untuk rencana demo damai yang akan dilakukan Kamis, 24 September 2026.
‘’Saya kira ini sesuai dengan UU No 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, maka Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia akan kembali melakukan demo damai, ‘’ ujar Ahmad Supriadi tegas.
Dia mengatakan, aksi damai akan dilakukan di samping Grand Indonesia, Jln MH Thamrin-Jakarta Pusat.
‘’Tuntutannya jelas, sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan sebagaimana usulan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia, ‘’ ujarnya menutup perbincangan.(ADO)






