Ketua KSBSI Sulut Jack Andalagi Puji Respons Cepat Gubernur YSK, Jadi Narsum di Rakor Desk Ketenagakerjaan

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Utara, Jack Andalangi
Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Utara, Jack Andalangi

MANADOTRIBUNE.COM – Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Utara, Jack Andalangi mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE yang langsung menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), untuk menggelar Forum Diskusi bersama Serikat dan Federasi Buruh, Rabu (10/09/2025) lalu.

Jack Andalangi mengatakan, dialog Ketenagakerjaan yang dipimpin langsung Kadisnaker Sulut, Rachel Ruth Rotinsulu, S.STP, M.Si  didampingi Staf Khusus Gubernur Bidang Tenaga Kerja, Letkol (Purn) Giovany Kaunang dan mewakili unsur Desk Ketenagakerjaan Polda Sulut, AKP Agus Sumandik, SE.

‘’Dialog Ketenagakerjaan ini saya kira sudah baik, karena menghadirkan Serikat dan Federasi Buruh/Pekerja di Sulut. Jadi saya kira sudah gerak cepat merespons tuntutan buruh. Meski saya tahu eksekusinya, ada yang harus disampaikan ke pemerintah pusat, ‘’ ujar Jack meyakinkan, Jumat (12/09/2025).

Ketua KSBSI Sulut ini juga menyampaikan terima kasih kepada Aliansi Buruh di Sulut yang mempercayakannya menjadi nara sumber di Rapat Koordinasi Desk Ketenagakerjaan di Polda Sulut. Di mana saat itu hadir utusan dari Polres dan Polresta di daerah ini. Kemudian pimpinan Serikat dan Federasi di Sulawesi Utara, kalangan pengusaha dan BPJS Ketenagakerjaan.

Saat menjadi narsum Ketua Jack menjelaskan, terkait tingginya permasalahan buruh di Indonesia termasuk Sulawesi Utara, pentingnya sinergi antara serikat buruh, pemerintah dan kepolisian, perlunya mekanisme khusus untuk merespons cepat potensi konflik hubungan industrial, meningkatnya rasa aman bagi pekerja dan pengusaha.

Forum Diskusi Ketenagakerjaan
Forum Diskusi Ketenagakerjaan

Jack juga menjelaskan, tujuan pembentukan Desk Ketenagakerjaan dalah menjadi wadah koordinasi antara serikat buruh, pengusaha dan kepolisian, bermanfaat menangani  isu-isu ketenagakerjaan secara cepat dan tepat, mencegah potensi konflik dan menjaga stabilitas hubungan industrial, memastikan perlindungan hak-hak pekerja sesuai hukum yang berlaku.

Di bagian akhir pemaparan Jack, berharap adanya hubungan industrial yang kondusif, meningkatkan rasa aman dalam menjalankan aksi-aksi buruh, meminimalisir potensi benturan antara buruh dan aparat serta menguatkan peran serikat buruh dalam menjaga demokrasi industrial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *