MANADOTRIBUNE. COM – Mencermati kondisi ketenagakerjaan yang saat ini banyak menuai sorotan tajam dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh, ikut mendapat tanggapan dari Tommy Sampelan SE selaku Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sulawesi Utara.
Menurut Sampelan, tuntutan yang disampaikan lalu saat aksi damai maupun dialog sosial merupakan akumulasi dari berbagai persoalan/kasus baik menyangkut hak-hak normatif, sistem pengawasan hingga proses penanganannya.
“Yang membanggakan Pak Gubernur Yulius Selvanus justru dengan cepat merespons dan menindaklanjuti. Terbukti telah terbentuk Desk Ketenagakerjaan di Polda dan selanjutnya di setiap Polres se-Sulut, “tegas Sampelan yang dikenal sebagai tokoh buruh Sulut.
Selanjutnya mantan Ketua Senat Mahasiswa ini mengusulkan supaya Disnaker Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai instansi teknis harus berbenah dan koordinasi untuk memberi layanan prima.
Mulai dari penguatan personel teknis seperti mediator yang belum merata di Kabupaten/Kota hingga pengawasan di Provinsi.
“Harus diakui, dari kasus-kasus tersebut, Disnaker Provinsi lebih banyak terima imbas dari lokusnya persoalan yang terjadi di Kabupaten/Kota dan tidak terselesaikan. Namun ini tidak boleh menjadi alasan untuk diabaikan, apalagi dibiarkan. Ini bicara soal kemanusiaan. Harus tuntas, “ujar Sampelan yang dikenal mantan aktivis GMKI.
Sampelan menambahkan bahwa Gubernur YSK memiliki visi dan misi besar bagi kemajuan daerah khususnya kesejahteraan pekerja/buruh.
“Kita percaya Sulut ke depan akan mengalami kemajuan bahkan lompatan besar di berbagai sektor melalui program nasional maupun lokal. Sehingga penting kehadiran serikat pekerja/serikat buruh untuk bantu Pak Gubernur dan Wakil Gubernur melalui terciptanya iklim investasi dan usaha yang kondusif dan aman. Sebab muara dari adanya investasi maka lapangan kerja akan terbuka dan otomatis angka pengangguran bahkan kemiskinan akan menurun, ” tutur relawan kemanusiaan ini dengan nada optimistis.(ado)






