MANADOTRIBUNE.COM – Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi di tanah air terus mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan. Termasuk dari kalangan buruh dan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya.
Di antaranya mendapat dukungan dari Pengurus Daerah Percetakan, Penerbitan dan Media Informasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD PPMI SPSI) Sulawesi Utara yang menyatakan mendukung langkah Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi hingga ke akar-akarnya.
Sikap ini diutarakan oleh Aswin Lumintang, S.Sos, Ketua PD PPMI SPSI Sulawesi Utara bersama beberapa pengurus inti lainnya yakni David Kusuma, Wakil Ketua, Andre Pattymahu, Jerry Erungan, di Sekretariat DPD KSPSI AGN Sulut di jalan 17 Agustus Manado, Selasa (14/07/2026).
Pada kesempatan itu Aswin Lumintang mengatakan, korupsi merupakan kejahatan luar biasa, ekstra ordinary crime yang menjadi penyebab utama kemiskinan di negara ini.
‘’Ini menyakiti hati rakyat. Jadi para koruptor harus di hukum seberat-beratnya, ‘’ ujar Bendahara Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Sulut ini.
Karena itu komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi patut didukung oleh rakyat Indonesia termasuk buruh/pekerja.
“Pejabat tidak boleh sakiti hati rakyat, apalagi dengan adanya praktek korupsi. Sebab baik anggaran dan fasilitas yang mereka dinikmati berasal dari uang rakyat. Dan kami mendukung penuh sikap tegas Presiden Prabowo untuk berantas korupsi,” ujar Aswin yang juga pernah aktif dan masuk dalam struktur Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Manado maupun Sulut.
Dia pun menyatakan siap melakukan demonstrasi demi melawan dan memberantas korupsi di Indonesia, termasuk di Sulawesi Utara.
“Negara kita besar secara geografis dan kaya raya sumber dayanya, tapi kenapa masih rakyat banyak yang miskin? Lapangan kerja terbatas, penghasilan kurang, terjadi PHK dan pengangguran meningkat. Penyebabnya karena praktek korupsi merajalela di mana-mana. Sumber daya kita dirampok oleh pengusaha-pengusaha hitam. Kini saatnya penggiat anti korupsi dan mahasiswa bersama-sama perangi korupsi,” ujar Ketua Pokja Kesekretariatan dan Media Centre P/KB GMIM ini.

Sementara itu Quin Youke, S.Sos, Ketua PC PPMI SPSI Manado mengatakan, wadah PPMI SPSI bersama KSPSI AGN Sulut akan menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah ini.
“Sikap kami tegas, mendukung program ‘bersih-bersih’ yang dilakukan oleh Presiden Prabowo dan Gubernur YSK untuk Sulawesi Utara supaya pembangunan berkelanjutan dan dinikmati oleh rakyat. Kami akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum baik Kepolisian maupun Kejaksaan,” tegas Quin Youke yang pernah bekerja di media besar di Sulawesi Utara.
Quin menyatakan harapannya institusi Kepolisian dan Kejaksaan tetap saling menunjang dalam memberantas berbagai kasus di tanah air.
Termasuk kasus korupsi, teroris dan kasus-kasus yang tergolong kejahatan luar biasa lainnya.

‘’Kami hanya mengingatkan. Jangan sampai kasus korupsi yang penanganannya melibatkan Kepolisian dan Kejagung menimbulkan gesekan dan dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melemahkan kedua institusi hukum negara ini, ‘’ ujar Jerry Erungan, Wakil Sekretaris PD PPMI SPSI Sulut.
Jerry juga mengapresiasi kinerja Polda Sulut saat ini yang sangat akomodatif dan responsif terhadap berbagai persoalan terkait Kamtibmas.
‘’Hanya kami tetap mengingatkan agar tidak tebang pilih dalam menindaklanjuti setiap kasus yang dilaporkan masyarakat. Apalagi terkait kasus korupsi, tambang dan kasus-kasus lainnya yang menyita perhatian masyarakat, ‘’ ujar Jerry yang pernah bekerja di media besar di daerah ini.






