MANADOTRIBUNE.COM – Sehubungan dengan dinamika situasi kebangsaan dan perkembangan kondisi sosial-politik terakhir, maka Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Utara menyatakan sikap tegas sebagai berikut:
1. Kami akan berada di garis terdepan demi tegaknya SUPREMASI SIPIL, karena hal ini merupakan amanat mulia Reformasi demi tegaknya Demokrasi dan Pemerintahan yang berdasarkan hukum.
2. Menolak adanya isu DARURAT MILITER, karena langkah cepat, persuasif, dan humanis telah dilakukan oleh Negara melalui Kepolisian Republik Indonesia.
3. Mendukung POLRI untuk mengusut tuntas otak dan pelaku kerusuhan demonstrasi yang mengakibatkan pembakaran maupun perusakan fasilitas negara/umum.
4. Mendukung POLRI untuk membuka ruang Restorative Justice bagi peserta demonstrasi yang secara murni menyampaikan aspirasi sesuai amanat Konstitusi dan tidak melakukan tindakan pidana.
5. Mengecam tindakan oknum/pihak tertentu yang hendak membenturkan POLRI dengan rakyat, termasuk setiap upaya melemahkan institusi POLRI.
Demikian seruan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas kebangsaan.
“Setia di Garis Perjuangan yang Sama”
Salam Solidaritas,
DPD KSPSI SULUT
Tommy Sampelan, SE
Ketua,
Seruan dan gerakan moral ini didukung penuh beberapa Federasi Serikat Pekerja (FSP) yang bernaung di bawah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sulut.

Di antaranya; Ketua FSP PPMI SPSI Sulut; Aswin Lumintang, S.Sos, Ketua FSP INPPI SPSI Sulut; Micky Keintjem dan Sekretaris FSP NIBA SPSI Sulut; Johanes George.







