MANADOTRIBUNE.COM – Ribuan massa Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sulawesi Utara melakukan demo damai di Kantor DPRD Sulut, Kamis (10/09/2026).
Aksi yang dipimpin Ketua FSP PPMI SPSI Sulut, Aswin Lumintang selaku Koordinator Lapangan mulai mengkonsolidasi massa dengan titik kumpul di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi sejak pukul 13.00 WITA.
Setelah melakukan doa bersama dipimpin Korlap Aswin yang juga Sekretaris KSPSI AGN Sulut massa bergerak menuju Kantor DPRD Sulut dengan orasi oleh Aswin dan John Pade bersama Johanes George di mobil komando.

Saat tiba di depan Kantor DPRD Sulut ratusan polisi sudah menghadang menahan pendemo untuk masuk ke dalam gedung rakyat.
Tak berselang lama muncul anggota DPRD Sulut, Amir Liputo melakukan dialog dengan pendemo. Dua orator Aswin Lumintang dan John terus memaksa masuk,
Di saat situasi terasa buntu bagi kedua bela pihak Ketua KSPSI AGN, Tommy Sampelan menawarkan solusi bahwa massa mohon diperkenankan masuk ke Kantor DPRD Sulut dengan jaminan tidak ada pengrusakan dan tindak anarkis.
Kemudian perwakilan pendemo sebanyak 25 orang diberi kesempatan dialog dengan pimpinan DPRD Sulut.
Kesepakatan tercapai, perwakilan pendemo dipimpin Tommy Sampelan bersama Aswin Lumintang dan lainnya diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter, Wakil Ketua DPRD Sulut, Michella Paruntu (melalui zoom),
Ketua Fraksi Gerindra, Lucky Schramm (melalui zoom), dan Nick Lomban.

Pada kesempatan itu Tommy Sampelan mewakili Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KB-PBI) menyerahkan rekomendasi yang isinya menyetujui disahkannya RUU Pelindungan Ketenagakerjaan.
Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Anter menyatakan, dirinya dan beberapa personel DPRD Sulut beserta perwakilan KB-PBI akan mengantar langsung ke Jakarta, menemui Badan Legislasi DPR RI.
‘’Kami akan ke Jakarta dan menyerahkan langsung aspirasi yang sangat penting ini, ‘’ ujar Royke Anter yang disambut dengan teriakan hidup buruh oleh perwakilan pendemo yang berada di dalam ruangan tersebut.(ADO)






