MANADOTRIBUNE.COM – Sejarah seakan berulang. Pasalnya, kini Pendeta Wenas kembali memimpin Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
Dulu pernah ada Pendeta Albertus Zacharias Roentoerambi (AZR) Wenas yang merupakan Ketua Sinode pribumi pertama yakni Tahun 1942, kini di tahun 2025, GMIM dinakhodai Pendeta Dr Adolf Katuuk Wenas, M.Th.
Ini terjadi setelah Pendeta Wenas dilantik sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis (BPMS) GMIM, Kamis (18/12) malam.
Pelantikan dilakukan dalam rangkaian ibadah Penutupan Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-38 GMIM yang digelar di Auditorium Bukit Inspirasi (ABI), Tomohon.
Ibadah dipimpin Pdt Janny Rende, MTh, Wakil Ketua BPMS GMIM.
SMST ke-38 ini sudah berlangsung sejak 16 hingga 18 Desember 2025, dihadiri peserta utusan wilayah dan BPMS.
Di sesi pemilihan Ketua BPMS GMIM untuk menggantikan Pdt Dr Hein Arina, Pendeta Wenas unggul atas calon lainnya Pdt Djefry Saisab, Pdt Richard Mengko dan Pdt Christian Luwuk.
Sedangkan kandidat lainnya, Pdt Janny Rende, Pdt Evert Tangel, dan Pdt Joice Sondakh sudah menyatakan tidak bersedia mencalonkan diri.

Selain Wenas, turut dilantik Wakil Ketua BPMS Bidang Misi dan Hubungan Kerja Sama, Pdt Dr Anthonius Dan Sompe, M.Pd.K yang menggantikan posisi Pendeta Wenas sebelumnya.
Pelantikan dan ibadah penutupan SMST GMIM 2025 ini dihadiri oleh para pendeta, penatua, diaken, serta perangkat pelayanan GMIM di aras sinode.
SMST ini sebelumnya telah dibuka oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, SE juga dihadiri Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr Roycke Harry Langie, SIK, MH dan pejabat lainnya.(ado)







