Dongeng Curacao-Tanjung Verde, Lawan Sang Juara?

Aswin Lumintang
Aswin Lumintang

Catatan Bola

Aswin Lumintang

CURACAO dan Tanjung Verde, dua negara debutan di Piala Dunia 2026 yang menarik perhatian. Tapi, awalnya yang diulas bukan peluang atau prediksi kiprah Curacao dan Tanjung Verde di World Cup yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Melainkan keberadaan kedua negara tersebut. Negara Curacao yang terletak di Kepulauan Karibia bagian selatan baru ‘’merdeka’’ dari Kerajaan Belanda tahun 2010. Itu pun status mereka (Penduduk Curacao) masih merupakan warga negara Belanda.

Kepala Negara adalah Raja Belanda, sedangkan pemerintahan diurus oleh seorang perdana menteri. Jumlah penduduknya sekitar 185 ribu jiwa.

Sedangkan Tanjung Verde terletak di pantai barat Afrika merdeka dari kolonial Portugis (Portugal) tahun 1975. Penduduknya sekitar 500 ribu jiwa.

Tim sepakbola Curacao sempat diperhitungkan saat menahan imbang 0-0 Timnas Ekuador. Sayang di pertandingan terakhir  Group E, Curacao kecolongan satu gol dari Pantai Gading.

Cerita tim besutan Mner Belanda, Dick Advocaat yang merupakan pelatih tertua yang membawa satu tim di Piala Dunia harus terhenti, karena di laga pembuka Curacao sudah dibantai Jerman 7-1.

Berbeda dengan cerita Tanjung Verde. Tim berjuluk The Blue Sharks ini, tak pernah menang. Tapi, mampu menahan imbang tim favorith juara Spanyol 0-0, Uruguay 2-2 dan Arab Saudi.

 Tiga poin di fase group sudah cukup bagi tim yang ditangani Pedro Leitao Brito alias Bubista mendampingi Timnas Spanyol yang lolos dengan status juara grup H.

Di babak 32 yang menggunakan sistem gugur. Tim Hiu Biru akan menantang sang juara bertahan Argentina, yang diperkuat Lionel Messi dan nama besar lainnya yang sukses mengantar Tim Tango juara tahun 2022 lalu.

Bubista mengatakan tak pernah menyangka Tanjung Verde bisa melangkah sejauh ini, karena hanya satu negara kecil. ‘’Kehormatan bagi kami berkesempatan menantang Argentina, negara besar dalam sepakbola dengan Messi-nya. Tapi, kami akan bermain dengan kepribadian dan karakter kami sendiri. Kami sekarang tidak hanya mewakili pulau kami, tetapi mewakili Afrika, ‘’ ujarnya.

Bagi penikmat bola di Piala Dunia 2026, menarik untuk dinanti sejauhmana sepak terjang Timnas Tanjung Verde di PD kali ini. Wajib ditunggu dan disaksikan.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *