Banyak selamat Luki Kasenda, SE Msi, Hukum Tua Terpilih Desa Kanonang Satu. Melihat Warna Kepemimpinan Orang Kanonang yang Mengglobal.
Catatan kecil dari Kampus FISIP Unsrat,
Dr Donald K. Monintja
MANADOTRIBUNE.COM – Dari Kanonang Pernah ada: Kepala Staf Angkatan Laut RI Laksamana TNI Rudolf Kasenda, Gubernur Provinsi Sulut, Drs AJ Sondakh, pencetus ide Monumental Kasih Menembus Batas. Termanivestasi Pembuatan Bukit Kasih Kanonang (Lokasi Wisata yang Mendunia sampai sekarang), Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Ir Lucky W. Sondakh, P.Hd, Wakil Rektor Dua Unsrat Drs Boy Kasenda, Dr Drs Novie R Pioh, Msi, Dekan FISIP Unsrat, Drs Ferdinand Novie Mewengkang Kordinator Staf Khusus Gubernur Prov Sulut (sekarang), Angelina Sondakh Noni Sulut dan Putri Indonesia.
Dan paling penting adalah sejumlah tokoh agama mulai dari Pdt, Ketua Jemaat, Gembala, Para Pelayan tersebar di seluruh dunia. Selain itu juga mereka yang menyelesaikan Pendidikan Strata 1, Strata 2 dan Strata 3 dan yang mengikuti Pendidikan kedinasan baik itu di militer ataupun swasta.
Eksistensi Tou Kanonang yang menyebar luas dan berdiaspora, di seluruh Indonesia maupun beberapa tempat di dunia, se-akan menduplikasi keberaadaan jemaat mula-mula orang Kristen yang terpaksa keluar untuk memberi buah.
Memaknai pertunjukan di tempat yang punya latar belakang berbeda, berkonsekwensi penyendraan ruang kekebasan, yang berujung pada terasimilasi dengan kebiasaan dan cara pandang, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.
Hebatnya, Tou Kanonang mampu beradaptasi bahkan cendrung dijadikan pemimpin, fungsi menginternalisasi nilai-nilai inklusif, dalam dimensi fakta ke-kinian, secara otomatis ber transformasi, yang ter-manifestasi dalam norma dengan pesan egaliter yang tinggi. Pesan kultural yang mengisi dan meretas jalan kesunyian di tengah lorong gelap.
Payung sumombayang ya camo menjadi suara lantang dan kuat dalam dinamika pro dan kontra, di tengah kepelbagaian.

Lantas, apa hubungannya dengan Pemilihan Hukum Tua, yang sudah dilaksanakan pada, (17/6/2026).
Hubungannya adalah keterpilihan Hukum Tua Desa Kanonang Desa Kanonang 1 (Satu), mampu megartikulasikan suara Tou Kanonang yang sudah tersebar, menjadi basis acuan konfirmasi.
Perkembangan dunia luar semakin cepat berubah, dinilai Hukum Tua sekarang mampu mendaratkan, berbagai isu dalam penyelenggaran pemerintahan, apalagi Hukum Tua Luki adalah Ketua APDESI Sulut.
Soal, Pendidikan, karena dari aspek ini Kanonang mapu bersaing. Maka tak berlebihan kalau Hukum Tua, membangunnya dengan kata ‘’ ba tambah sekolah’’. Banyak Selamat Sahabat.(*)








