MANADOTRIBUNE. COM – Densus 88 AT Polri ikut terlibat aktif pada kegiatan “Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Dalam Pencegahan Radikalisme di Kota Manado” yang diadakan oleh Badan Kesbangpol Kota Manado, Kamis (11/12/2025), dengan mengutus Iptu Ronny Nongka, SH selaku Katim Identifikasi dan Sosialisasi Satgaswil Sulut Densus 88 AT Polri menjadi Nara sumber dalam kegiatan tersebut.
Peserta kegiatan ini adalah Kepala Lingkungan, Lurah se-Kota Manado bersama Tokoh Masyarakat, bertempat di Hotel Grand Puri Manado.
Sejumlah materi yang disampaikan Iptu Ronny antara lain;
– Perkenalan Densus 88 AT Polri.
– Visi dan misi Densus 88 yaitu melindungi masyarakat Indonesia dari terorisme, dan mencegah, menegakkan hukum tindak pidana terorisme.
– Densus 88 tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu perlu adanya kolaborasi dan partisipasi stakeholder, masyarakat, tokoh agama/ tokoh organisasi di Sulawesi Utara.
– Strategi penanganan TP Terorisme mulai dari pencegahan/ deteksi dini, partisipasi dan sinergitas, lidik, gakkum, sidik dan vonis.
– Terorisme tidak merujuk pada satu agama tertentu.
– Proses seseorang menjadi terorisme berawal dari paham yang intoleran berlanjut dengan sikap yang radikal dan menjadi terorisme.

– Faktor penyebab terpapar paham IRET.
– Doktrin radikal teror.
– Sarana penyebaran paham IRET.
– Modus aksi teror.
– Contoh ciri-ciri pok teror.
– Kelompok dan organisasi radikal teror yang di larang dan harus di waspadai di Indonesia.
– Perlunya peran aktif pemerintah baik dari tingkat kelurahan bersama tokoh masyarakat unt agar dapat berpartisipasi untuk melaporkan jika menemukan tanda – tanda radikal lingkungan tempat tinggal agar dapat langsung di antisipasi dengan menutup pergerakan, penyebaran paham radikal tersebut.
– Membagikan call centre dan link kontra narasi yang di miliki Satgaswil Sulut untuk di follow dan menjadi sarana pelaporan jika menemukan gejala tanda-tanda radikal.






