MANADOTRIBUNE.COM – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sulawesi Utara bersama bersama empat federasi yang beraliansi yakni; FSP NIBA SPSI Sulut, FSP PPMI SPSI Sulut, FSP KEP SPSI Sulut dan FSP IMPPI SPSI Sulut menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Warkop Plaza Manado, Jumat (12/06/2026), antara Korea Selatan dan Ceko yang berakhir untuk kemenangan Korsel 2-1.
Menariknya, sebelum nobar, sejak pukul 08.00 WITA, ratusan penonton nobar disajikan Film Suara Papua. Film yang menceritakan keberadaan masyarakat Papua baik di perkotaan seperti di Jayapura maupun Papua Pegunungan, Wamena dan suku pedalaman semisal suku dani menyentuh dan menarik perhatian penonton.
Ketua DPD KSPSI AGN Sulut, Tommy Sampelan mengatakan, film ini memberikan gambaran keberadaan masyarakat Papua terutama di pegunungan dan pedalaman.
‘’Tak kalah penting film ini menunjukkan akan perhatian dan kepedulian pemerintah akan masyarakat Papua, ‘’ ujarnya,
Tommy juga meminta kita sebagai masyarakat tetap percaya dan mendukung akan program dan kebijakan pemerintah yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.
‘’Intinya torang tetap setia dengan NKRI dan mari torang nikmati pesta Piala Dunia ini dengan nonton bareng, ‘’ ujarnya.
Seusai pemutaran film Suara Papua saat itu dilanjutkan dengan nobar Piala Dunia 2026.
Saat itu banyak penonton yang mendukung Korsel dengan alasan satu benua dengan Indonesia. Meski begitu ada beberapa yang tetap men-support Ceko. Hasil akhirnya Korsel mampu menaklukkan lawan dari Eropa Timur tersebut.
Suasana semakin ramai saat para aktivis KSPSI AGN Sulut membagikan beberapa doorprize yang berupa hadiah hiburan.

Sementara itu Sekretaris KSPSI AGN Sulut, Aswin Lumintang berharap kegiatan seperti pemutaran Film Suara Papua dan Nobar Piala Dunia 2026 bisa dilakukan beberapa kali, tujuannya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keberadaan masyarakat Papua.
‘’Kalau Nobar Piala Dunia, itu memberikan hiburan kepada berbagai lapisan masyarakat. Nobar hiburan murah meriah, ‘’ ujar Aswin yang juga Ketua FSP PPMI SPSI Sulut.
Hadir saat itu Wakil Ketua KSPSI AGN Sulut, Antho Dariwu, Bendahara KSPSI AGN, Arthur Timbuleng, Sekretaris FSP NIBA, Johanes George, Wakil Sekretaris FSP NIBA, Sakti Kader dan beberapa Pengurus FSP PPMI SPSI Sulut, Andre Pattymahu, Donald Rewah dan Jever Seke,
Aktivis lainnya yang tampak Ketua KPBI Sulut; Jimmy Tindi dan aktivis lainnya; Risat Sanger serta buruh pekerja lainya.(ado)







