MANADOTRIBUNE.COM – Kesbangpol Sulut bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Utara menggelar diskusi dengan tema; ‘’Sosialisasi Keterlibatan Masyarakat Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Provinsi Sulawesi Utara” pada Kamis, 16 April 2026, di Hotel Grandpuri Kota Manado.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekprov Sulut, Dr Denny Mangala SE yang sekaligus memberikan materi terkait bahaya dan ancaman paham radikalisme dan terorisme di daerah ini.
Mangala juga mendorong FKPT Sulut agar terlibat aktif membantu Pemprov Sulut dalam melakukan kegiatan yang bertujuan memberikan edukasi terkait adanya bahaya paham radikal dan intoleransi.
Pemateri lainnya, Iptu Ronny Nongka SH selaku Katim Identifikasi dan Sosialisasi Satgaswil Sulut Densus 88 AT Polri.
Pada kesempatan itu Iptu Ronny mengutarakan pendekatan yang dilakukan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme. Kemudian penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme di Sulut.
Kemudian Dr Tommy Sumakul, akademisi, menyentil ancaman paham radikalisme dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial.
Ikut memberikan penguatan materi Kaban Kesbangpol Sulut, Jhonny Alexander Suak, SE M.Si yang juga Ketua FKPT Sulut dan Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sulut, Andra Mawuntu.

Kegiatan ini juga melibatkan beberapa pengurus FKPT Sulut. Di antaranya Drs Denny Rantung selaku bendahara FKPT Sulut yang dipercaya menjadi moderator dan Aswin D Lumintang,S.Sos, Kabid Media Hukum dan Humas, yang membawakan doa pembukaan.
Pengurus FKPT Sulut lainnya yang hadir Diana Sondakh; Sekretaris, Fachruddin Noh; Kabid Pemuda, Vonny Meity Pangalila; Kabid Perempuan, Emro Najoan, James Tulangow dan Tommy Saune, Staf FKPT Sulut/Satgas BNPT.
Peserta lainnya adalah tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa dan undangan lainnya.






